Olimpiade Geografi Internasional di Quebec

Halaman Blog Yayasan Perguruan Sutomo

Siswa kelas XI MIA2 Sutomo 1 Medan, Fernando, berhasil meraih medali perak dalam Olimpiade Geografi Internasional di Quebec, Kanada barubaru ini. Kebanggaan itu dipersembahkannya sebagai kado untuk Hari Ulang Tahun (HUT) ke73 Republik Indonesia.
Dalam ajang yang digelar di Laval University, Quebec sejak 31 Juli sampai 6 Agustus 2018 tersebut, Fernando menjadi satu dari empat siswa perwakilan Indonesia. Atas raihan medali peraknya itu, ia pun meraih peringkat ke-28 internasional. Kontingen Indonesia sendiri, semuanya meraih medali, dengan dua medali perak dan dua medali perunggu.
"Saya senang sekali bisa mendapatkan medali perak dalam ajang internasional ini. Ini baru pertama kali saya ikut kompetisi internasional. Dalam olimpiadenya, ada tes tertulis, tes praktik dan analisis lapangan," kata Fernando, Kamis (16/8) di sekolah. Ia baru kembali ke Indonesia setelah menghabiskan waktu dua pekan di Kanada untuk olimpiade dan kunjungan ke berbagai tempat.
Dalam tes tertulis, lanjutnya, ada enam topik pertanyaan yang harus dijawab dalam waktu tiga jam. Sedangkan tes praktik dilakukan di Charlevoix Baie St Paul, Quebec, kota bersejarah daerah teluk. Tes praktik membahas permasalahan sosial dan objek sejarah lalu diikuti dengan analisis lapangan yaitu mencari solusi atas permasalahan dan perencanaan wilayah. "Banyak pengalaman yang saya dapatkan dari kompetisi ini, di antaranya mempelajari
budaya masyarakat dari berbagai negara. Dari segi disiplin dan ketaatan aturan, kita berbeda," jelasnya.
Keempat siswa lain yang turut menjadi perwakilan Indonesia di Kanada berasal dari Jogjakarta, Medan, Jawa Tengah dan Tanggerang Selatan. Masing-masing berhasil memeroleh medali.
Ia pun berencana ingin melanjutkan pendidikannya di bidang teknik lingkungan di luar negeri. Negara yang menjadi impiannya untuk sekolah salah satunya Singapura.

Posted in sma sutomo on Aug 31, 2018